Menurut seorang saksi, Wadih Hidayat mengatakan bahwa beliau mendapakan laporan dari seorang anggotanya yang hendak ingin pulang, bahwa anggota tersebut melihat kobaran api yang membesar.
“Kalau kejadian saya nggak tahu 100%, ya cuman kebetulan tadi saya dapat laporan dari anggota Pemuda Pancasila, bahwa anggota tersebut mau pulang, namun melihat ada api,” ucap Wadih.
“Mungkin ada yang bakar sampah dan langsung merembetlah ke bengkel tambal ban hingga habis,” sambungnya.
Wadih juga mengatakan, bahwa dilokasi tersebut tidak pernah ada yang membakar sampah. Dan beliau mengatakan di lokasi tersebut sebetulnya bukan tempat pembuangan sampah, namun ada beberapa warga yang terbiasa membuang sampah dilokasi tersebut.
“Yang buang sampah biasanya warga dari kardus 4 RW 16. Bahkan dari 100 persen, 90 persen warga menolak adanya penumpukan dilokasi tersebut, karena mengganggu akses jalan warga,” ketusnya.