BOGOR, MAHATVA.ID – Beredarnya sebuah flyer ajakan “demo besar-besaran” yang berisi seruan provokatif untuk melakukan penyerangan terhadap aparat Brimob di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mendapat tanggapan tegas dari aparat kepolisian.

Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika, menegaskan bahwa flyer tersebut adalah informasi yang menyesatkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang berpotensi merugikan keamanan bersama.

“Flyer itu jelas bersifat provokatif. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak percaya begitu saja terhadap informasi yang sumber dan kebenarannya tidak jelas,” tegas Kompol Aulia, saat dikonfirmasi Mahatva.id Sabtu (30/8/2025).

Menurutnya, setiap tindakan kekerasan, penyerangan terhadap aparat, maupun perusakan fasilitas negara memiliki konsekuensi hukum yang berat. Pihaknya memastikan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan.

“Setiap aksi kekerasan akan ada konsekuensi hukumnya. Polri tidak akan segan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tulisnya dalam pesan whatsapp.

Lebih lanjut, Kapolsek mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda, pelajar, hingga komunitas ojek online (ojol) untuk tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas.

Polsek Gunung Putri bersama Polres Bogor, TNI, dan didukung masyarakat setempat akan meningkatkan pengamanan wilayah, serta mengambil langkah preventif demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Kompol Aulia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan konten provokatif semacam itu.

“Kami minta masyarakat melaporkan segera kepada pihak kepolisian apabila menemukan ajakan-ajakan serupa. Jangan ikut menyebarkan, apalagi terlibat,” imbuhnya.