Mahatvamediaindonesia.id, SUKAMAKMUR – Upacara pembukaan KKN Kadet Mahasiswa Universitas Pertahanan (UNHAN) RI yang berlangsung di halaman Kantor Koramil 0621-09/Sukamakmur, Kabupaten Bogor Jawa Barat Berlangsung Khidmat. Senin, (20/11/2023).

Turut Hadir dalam agenda tersebut Brigjen TNI Mustopa, Marsma Gultom, Kolonel Laut Ir. Hery,  S.T.M. Han. M. Tr. Opsla, Kolonel (Tek) Nanang Heri. S, Kolonel Inf Adam Mardansyah, Mayor Chk. Omas Setia, Camat Sukamakmur, Kapolsek, Pjs Danramil, Kepala Desa, Lembaga Desa dan Unsur Kepemudaan.

Camat Sukamakmur Bakri Hasan mengatakan, bahwa pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata FSTP Unhan RI tahun 2023 ini, mengusung tema “KKN Fakultas Sains dan Teknologi Pertahanan Unhan RI Siap Melaksanakan Optimalisasi Potensi Kecamatan Sukamakmur”, yang mengandung makna, bahwa ilmu yang telah dipelajari, diterapkan dalam pengabdian kepada masyarakat. Hal ini dalam rangka mewujudkan Kecamatan Sukamakmur sebagai kecamatan yang mampu dalam mengoptimalkan pengelolaan wilayah.

BACA JUGA : Hasil Jambroe Sosial, Katar Sukamakmur langsung terapkan Insan Sosial

Menurutnya, Kegiatan Kuliah Kerja Nyata juga dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (total defense system), yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, maupun sumber daya nasional lainnya, untuk menegakkan kedaulatan negara,  melindungi segenap bangsa, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Sistem pertahanan keamanan rakyat semesta mengamanatkan setiap warga negara wajib dan berhak ikut serta dalam upaya Bela Negara. Aktualisasi bela negara dapat diwujudkan melalui peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat sesuai dengan bidang profesi masing-masing,” ucap Bakri Hasan dalam sambutannya.

BACA JUGA : Guna meningkatkan Kesehatan, 5 Desa dikecamatan Sukamakmur Gelar Deklarasi ODF

Lebih lanjut Bakri Hasan juga menjelaskan, bahwa dalam konteks Kuliah Kerja Nyata, Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik indonesia diminta untuk mampu mengidentifikasi masalah dan potensi masyarakat, punya empati dan kepedulian dalam permasalahan masyarakat, serta sebagai sarana menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan. Tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga kepada pemuda-pemudi Kecamatan Sukamakmur.

“Yang Pertama, tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan mental pada setiap pelaksanaan kegiatan. Kedua, pastikan agar program atau kegiatan dibuat berdasarkan aspek-aspek yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat. Ketiga, upayakan pula agar program atau kegiatan tersebut memenuhi asas keberlanjutan, dapat diteruskan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat, serta dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain. Keempat, jalin komunikasi, kerja sama, dan sinergitas dengan seluruh masyarakat dan perangkat desa terkait,” ungkapnya.