MAHATVA.ID -Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanimbar Utara, Selasa (31/3/2026).

Forum ini menjadi titik krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran yang semakin ketat.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Tanimbar Utara ini dihadiri unsur pemerintah kecamatan, desa, serta pemangku kepentingan lokal. Musrenbang digelar untuk menyusun rencana kerja pembangunan tahun mendatang dengan mengedepankan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan instrumen strategis untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kepentingan publik.

“Musrenbang ini bukan formalitas. Ini adalah ruang menentukan arah pembangunan agar tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Brampi.

Ia menekankan pentingnya penyelarasan antara usulan dari desa dan kecamatan dengan prioritas pembangunan daerah. Dalam kondisi fiskal yang terbatas, setiap program harus disusun secara selektif dan berbasis data lapangan, bukan sekadar daftar keinginan.

Menurutnya, akurasi data menjadi kunci. Usulan program wajib mencerminkan kondisi riil masyarakat agar tidak terjadi pemborosan anggaran atau program yang tidak berdampak.

“Semua usulan harus akurat, terukur, dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.

Secara strategis, Musrenbang menjadi fondasi dalam menjaga kualitas belanja daerah. Ketika perencanaan lemah, maka risiko program tidak tepat sasaran akan semakin besar, yang pada akhirnya merugikan masyarakat.


Di sisi lain, forum ini juga menjadi ujian komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam perencanaan pembangunan.