Mahatvamediaindonesia.id, Bogor – Kurang dari satu minggu selesai, proyek pekerjaan penggantian jembatan Cihoe ruas jalan Cileungsi Cibeet, terpantau dalam pekerjaan pengaspalan jalan jembatan. Namun sangat disayangkan, pihak PT. Sarana Seja Ibadah sebagai pelaksana proyek tersebut terkesan asal jadi, faktanya jalan hotmix amblas dan bergelombang, sehingga membahayakan pengguna jalan.
Proyek bernilai kurang lebih Rp.12 milyar tersebut menggunakan APBD Propinsi Jawa Barat anggaran Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Propinsi Jawa Barat, Selasa, (20/12/2023).
BACA JUGA : Pemakaman Tionghoa Jonggol Yayasan Sinar Bumi di segel Satpol PP Kabupaten Bogor
Proyek jalan tersebut merupakan jalan provinsi sebagai penghubung antara Kecamatan Jonggol dengan Cariu, yang dilintasi kendaraan bertonase berat, maka seharusnya ada uji beban sebelum sarana jalan dan jembatan tersebut digunakan.
Salah satu warga pengguna jalan, Ujang mengatakan, bahwa jalan aspal baru beberapa hari digunakan dan dilintasi oleh kendaraan sudah rusak.
BACA JUGA : Pengurus Karang Taruna Kecamatan Jonggol Priode 2023-2028 Resmi dilantik.
“Ini jalan aspal menuju jembatan rusak bergelombang padahal baru beberapa hari digunakan, bisa bahaya kalau pengendara motor ngebut tiba-tiba ketemu jalan aspal yang rusak ini bisa jatuh, mobil juga kalau pendek ya mentok kena aspal,” terang ujang.
Menurutnya, hal tersebut karena diduga kurangnya pengawasan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.
BACA JUGA : Pembinaan Tupoksi ASN di Ikuti Delapan Puluh ASN Guru PPK Tingkat Kecamatan Cariu




